Unknow Tittle
Kehilangan itu memang membuat kita terkadang hilang akal.
Kepergian itu terkadang membuat kita menyesal, kenapa harus ada pertemuan, suatu hal yang tidak pernah aku harapkan, bertemu dengan mu dan akhirnya aku harus kehilangan mu, walaupun kau ada disekeliling ku, namun itu tetap kurang, karena aku sudah tau kau bukan berjalan dengan aku lagi.
Terkadang aku ingin membuka lembaran baru, mencari tempat baru untuk berlalu ,meninggalkan mimpi mimpi yang telah pudar, dan harapan yang telah sirna.
Aku selalu ingat ketika kita berlari di sela-sela langit, bermain-main di jendela kota.
Menyusuri detik-detik dinding menjadi debu dan menikmati proses api menjadi asap.
Menikmati anginnya malam menuju rumah mu, sekian waktu yang indah yang akhirnya aku tahu itu akan menjadi kenangan yang akan selalu aku ingat.
Aku selalu ingat saat saat pertama kali melihat mu.
Senyuman itu menggoda, Tawa itu indah.
Namun aku harus disadarkan dengan mimpi mimpi saat bersama mu, sebuah mimpi yang tajam seperti pedang bermata dua. Yang terkadang mengantar ku menjadi pemenang. Kadang ia perlahan menikam dan membunuh perlahan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar