Antara napas panjang dan mimpi semalam
Menatap dunia ini dengan secangkir Kopi yg terbentuk dalam sebuah kehangatan,dan kejelasan cinta yang sulit buat di terka.
aku biarkan semua senyum dalam hati ini menyerap dalam keseluruhan tubuh yang lelah karena pertarungan hidup.
hanya yang aku inginkan "Ingat aku siapa"
apakah aku bisa mencermin kan sebuah Kualitas yang Brilian? itu hanya orang lain yg menilainya.
Mungkin ini lah saat nya aku harus memiliki sebuah konsep hidup, sebuah
ideology yg harus aku pegang, dan sebuah jembatan untuk menyeberangi
arus sungai yg deras agar tidak hanyut terbawa harus seperti kebanyakan
manusia.
...
Terbayang akan sebuah lukisan aneh karya orang
orang yg dinilai aneh yang pernah aku lihat di Google, aku
pun berpikir untuk membuat sketsa dalam kehidupan, sebuah sketsa yang
akan menjadi patokan dan gambaran kehidupan kelak seperti sebuah aluna
Sweet Bitter Shympony yang mengalun indah dari Maxim.
...
Aku
tidak tau kenapa pemikiran ini datang dengan tiba tiba, karena seperti
biasanya aku hanya duduk dan berkumpul dengan makluk makluk baru dengan
sifat yg di buat buat untuk mencari perhatian orang yg lewat, atau
dengan seorang yang memiliki kedewasaan yang tinggi tapi masih sulit
dalam menahan Ego dan Emosi mudanya, atau seorang yg selalu berpikir
sombong dengan segala macam omong kosong dan caci maki, sumpah serapah
kepada orang lain yang dalam pikiranya lebih "hina" dari pada dia,
padahal dalam sebuah makna "dia" bisa juga menjadi hina di mata orang
lain, dalam keseharian aku selalu menyempat kan Berdo'a kepada sang
pencipta alam semesta agar manusia seperti itu jangan di buang lagi ke
Bumi yang kotor ini, tapi dalam keheningan yang membuat aku tersentak,
aku akhirnya menyadari, aku dapat mengambil sebuah cahaya cerah dari
sisi gelap mereka, bukan berarti aku menganggap mereka sebagai pribadi
yang Sekarat yang lebih hina dari pada diri ini, itu bukan ,itu bukan
pendapat dan pandangan aku tentang sesama makluk, karena aku sendiri
juga seorang makluk yang di cap aneh dalam kerumunan masa yang menamai
mereka produk tuhan maha sempurna, sempurna dalam pendapat mereka.
...
Mari kita lupakan tentang hal Rasial di atas, karena ini lah saat nya
saya harus duduk dalam ruangan yang dipenuhi cahaya redup karena aku
ingin mengheningkan cipta untuk seorang wanita yang aku Suka (D_J).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar